Minggu, 26 Mei 2019

Pemuda Bertubuh Gempal dan Bertato Nyaris jadi Amuk Warga Gumukmas

Pemuda bertubuh gempal nekat Mencuri Motor saat warga berbuka puasa,hal tersebut terjadi di kawasan dusun krebet Desa kecamatan kecamatan  Gumukmas,Jember.



Sekitar pukul 17.45 Wib Hasan Safi'i yang baru selesai berbuka puasa pemilik motor yang hendak di bawa pelaku Kejahatan terkejut saat melihat motornya suzuki shogun mau di bawa seorang pemuda yang pada saat itu hendak membawa motornya,karena pemuda yang di lihatnya tidak kenal saat di lihat dari  dalam rumahnya,Hasan langsung  keluar ,setelah melihat pemiliknya keluar ,pelaku langsung mengacungkan kayu besar dan mau memukul korban


Karena Hasan ketakutan dia langsung lari sambil meneriaki maling,sontak warga sekitar langsung keluar rumah dan mengejar pelaku tersebut


Saat di tanya oleh media Korban menjelaskan "Saya baru selesai berbuka puasa dan duduk di dalam rumah dan saya melihat seoarang pemuda yang bertubuh gempal mau membawa motor saya,langsung saya keluar sebelum saya tanya dia langsung mengambil kayu dan mau memukul saya,karena saya terancam langsung saya lari dan meneriaki maling"

karena ada teriakan maling warga sekitar langsung keluar rumah membantu korban ,mengejar pelaku,warga sampat membawa pelaku ke kantor desa sebelum di bawa ke Polsek Gumukmas

Pelaku yang sempat di amankan petugas dan warga menagku  bernama Muhamad Haris,(26) pemuda asal Dusun Bago Desa Pasirian Kabupaten Lumajang dan dia bilang bersama temannya yang lari entah kemana


Hingga berita ini di buat pihak polsek Gumukmas masih melakukan penyidikan kepada pemuda yang bertubuh gempal tubuh yang di penuhi tato tersebut

Senin, 06 Mei 2019

Bau Mulut Pada Saat Puasa ,Ini Cara Mengatasinya

Di bulan Ramadhan, puasa dilakukan selama 30 hari penuh. Nah biasanya saat berpuasa ini mulut kering karena tidak kemasukan makanan dan minuman saat siang hari. Akibatnya, muncullah permasalahan bau mulut ini.
Lalu bagaimana sih cara supaya mulut tidak bau selama berpuasa? Simak tipsnya yuk!

  1. Jangan makan makanan yang berbau tajam.
Makanan berbau tajam ini misalnya pete, durian, jengkol hingga bawang. Hindari makan makanan tersebut saat sahur ya bolo. Karena bau tajamnya menempel di mulut, dan sulit untuk dihilangkan hingga beberapa jam kedepan.
Namun bolehlah jika dimakan saat buka puasa tiba. Asal setelah berbuka sediakan penawar untuk bau tajam dari makanan tersebut.
  1. Minum air putih cukup
Minum air putih cukup ini supaya kebutuhan cairan di dalam tubuh terpenuhi. Salah satu penyebab bau mulut yakni mulut yang kering karena tidak ada pasokan makanan dan minuman selama berpuasa. Sehingga mulut kita berupaya memenuhi pasokan saliva supaya mulut tidak kering.
Caranya yakni, bakteri anaerob, akan menguraikan sisa makanan yang ada di mulut hingga menghasilkan sulfur dan ammonia. Nah hasil ini lah yang menyebabkan bau mulut tidak sedap. Minum air cukup bisa menguranginya.
Minumlah 2 gelas air saat sahur, lalu 4 gelas air saat berbuka, dan 2 gelas air sebelum tidur untuk memenuhi cairan tubuh. Lebih dari itu juga lebih baik bolo!
  1. Sikat Gigi dan Lidah
Jangan lupa untuk rajin menyikat gigi dan lidah ya. Karena sisa makanan yang ada di mulut, bisa menyebabkan bau tidak sedap. Apalagi bagi yang memiliki gigi berlubang, makanan bisa mudah menumpuk pada lubang, sehingga harus disikat supaya bersih.
Lidah pun demikian. Secara tidak langsung, sisa makanan juga menempel di lidah, sehingga harus dibersihkan juga. Menggosok lidah bisa menggunakan bagian belakang sikat gigi yang dikhususkan memang untuk lidah. Jika gigi bersih namun lidah tidak bersih, sisa makanan itu akan terus menempel di mulut dan menyebabkan bau tidak sedap.
  1. Hindari merokok selama berpuasa
Nah merokok saat berbuka atau bahkan saat sahur juga penting untuk dikontrol. Usahakan untuk menguranginya, sehingga bakteri yang ada dalam mulut sisa merokok tidak diolah menjadi bau tidak sedap.
  1. Konsumsi makanan bergizi saat buka dan sahur
Menjaga makanan juga harus dilakukan selama berpuasa. Seperti menjaga kandungan gula hingga lemak. Beberapa penyebab bau mulut juga disebabkan oleh gula darah yang drop, sehingga cadangan lemak yang ada pada tubuh lah yang diolah sebagai sumber energy. Proses metabolisme ini selain menghasilkan energy, juga sisa proses yang dinamakan keton. Salah satu cara keton keluar dari tubuh yakni melalui mulut dan menyebabkan bau tidak sebab.
Sudah siap menerapkan cara-cara ini bolo? Yuk coba, selain sehat, juga bisa mengurangi bau tidak sedap di mulut. Supaya selama puasa kita tetap percaya diri berkomunikasi dengan orang lain

Minggu, 24 Maret 2019

Gunung Kapur Pagi Tadi Longsor 1korban Tewas

Jember25/03/2019

Gunung Kapur yang ada di Desa Grendeng kecamatan puger kabipaten Jember tadi pagi Longsor, Satu Penambang Dilaporkan Tewas Tertimbun
Longsoran Gunung Kapur di Jember
Hasil Informasi sementara, satu orang menjadi korban tertimpa longsoran yang terjadi di sebelah utara Pabrik Semen Puger, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger.

Saat kejadian aktifitas pekerja Penambang masih Berlangsung "Kemudian ada suara gemuruh dan langsung longsor pekerja langsung berlarian menyelamatkan diri

Sementara korban lainnya yang mengalami luka dibawa ke Klinik Graha Sehat puger untuk mendapat perawatan. Selain  korban jiwa dan luka, 6 motor penambang juga tertimbun. Peristiwa longsor  tersebut terjadi sekitar pukul 07.45 WIB pagi tadi (Senin 25/03/2019)


Satu  korban yang tertimbun longsoran atas nama Sucipto (48) warga Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Sementara dua korban luka lainnya, atas nama Ucok (28) warga Palembang Medan yang tinggal di Perumahan Kecamatan Puger, dan Hasan (30) warga Desa Kasiyan,Warsito, Arip,desa, Ishak,Gimo semua asal desa Grenden Kecamatan Puger(sbr/BG)

Rabu, 20 Maret 2019

Wanita Muda Gantung Diri,Warga Heboh

Jember
Wanita Gantung diri di desa Kasiyan Kecamatan Puger Kabupaten Jember, yang terjadi Selasa (19/3/2019) petang Baqda Magrib sempat Kagetkan warga setempat.

Korban yang diketahui bernama Linda warga rt 02 rw 03 dusun krajan desa Kasiyan Kecamatan Puger itu ditemukan Suaminya sepulang kerja dalam keadaan tak bernyawa dengan leher terjerat menggelantung pada seutas tali

Sontak dengan kondisi kaget dan takut Komar Suami Korban yang menemukan awal kaget dan menjerit histeris tolong...tolong....sontak tetangga yang berdampingan rumahnya mendengar menghampirinya dan melihat komar menunjukkan Korban dalam keadaan menggatung.

Karena takut, Salah satu tetangga melaporkan kejadian tersebut ke Perangkat desa setempat sebelum melaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Puger Polres Jember.

Menurut tetangga korban yang akrab disapa Sode, Belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab gantung diri wanita beranak satu tersebut, sebab satu jam sebelum Peristiwa (gantung diri) itu terjadi korban terlihat biasa biasa saja.

" Seperti tak ada tanda - tanda korban mempunyai masalah, kalau dia punya masalah, memang korban (Linda) terkadang jiwa terganggu ( Strees), kadang kadang dia gak ada  tertawa sendiri dan Mencoba Bunuh diri berkali kali tapi sempat kepergok warga " ungkapnya.

Peristiwa gantung diri korban seketika menyebar di lingkungan sekitar bahkan hingga ke desa dan desa tetangga sontak warga Berdatangan kerumah korban

Nampak dilokasi kejadian Puluhan warga ramai ramai  memadati Tempat Kejadian Perkara (TKP), ada yang hingga memanjat pohon hanya untuk melihat posisi dan kondisi menggantungnya korban.

Sementara Petugas dari Kepolisian sektor (Polsek) Puger yang datang beberapa menit kemudian setelah kejadian sibuk menghalau warga dari tempat kejadian serta memasang Police line (garis polisi) di sekitar rumah(sbr/BG)

Selasa, 12 Maret 2019

Pelaku Kejahatan Di Tangkap Tim Resmob Selatan



Pelaku saat berada di Polres Jember
Maling HP dan Laptop di Jember, Beraksi Saat Penghuni Lengah
Jember,Memo x
Seorang spesialis maling ponsel seluler (HP) dan Laptop di wilayah Kabupaten Jember Selatan berhasil diringkus Unit Opsnal Selatan Sat Reskrim Polres Jember, tersangka Romli (28) warga Dusun Sonokeling, Desa Ringintelu, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, diamankan setelah melakukan aksi pencurian di Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, diketahui aksi kejahatan pria ini, sudah terjadi di 3 TKP berbeda, yakni di 2 di Kecamatan Puger, dan 1 Kecamatan Balung.
Selain menangkap tersangka, diketahui polisi juga menangkap 3 penadah barang-barang curian, diantaranya Nanang Hariyanto (36) dan Rofiq (43), warga Dusun Krajan, Desa Jambearum, Kecamatan Puger  kemudian Zainurullah (35) warga Dusun Gadukan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Selasa (12/3/2019).
Kasatreskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantason   saat dikonfirmasi wartawan,menyampaikan, sekitar Pukul 2 dini hari, pihaknya menangkap 3 orang penadah, yang diduga telah menyimpan, membeli, dan atau menjual barang dari hasil kejahatan.
“Setelah dilakukan interogasi dan pengembangan kasus, kami berhasil mengetahui identitas pelaku pencurian HP (serta laptop), yang pada waktu itu sedang melakukan pencurian di Desa Karang Duren, Kecamatan Balung,” katanya
Setelah dilakukan pengejaran, lanjut Jumbo, tersangka pencurian berhasil diringkus di Desa Karang anyar, Kecamatan Gumukmas, selanjutnya para tersangka berikut barang buktinya, diserahkan ke Polres Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Diketahui dalam melakukan aksinya, tersangka ini memanfaatkan situasi rumah korban yang menjadi target saat lengah. “Ketika rumah tidak terkunci dan saat penghuni apakah sedang keluar rumah, atau sedang aktifitas lain, tersangka masuk ke dalam rumah, dan mengambil barang-barang elektronik. Khususnya HP, Laptop, dan tablet,” terangnya.
Dari penangkapan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 3 buah HP, 2 buah Tablet, dan 1 buah laptop. “Selanjutnya akan dilakukan penyidikan lebih lanjut, apakah masih ada TKP lain, atau pelaku residivis, selain yang diketahui sebelumnya,” pungkasnya (yud)

Pelajar Di Gumukmas Di Bacok



Saiful Arifin (17).pelajar kelas 2 SMK Al-Mujahidi Gumukmas Kabupaten Jember saat ini harus terbaring lemas karena luka bacokan. Saiful  telah menjadi korban penganiayaan oleh pelaku yang tidak lain adalah tetangganya sendiri yakni, H.Imron (60),warga Dusun Sambileren Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas.menurut informasi yang di himpun, pelaku di duga mengalami gangguan jiwa.atas perbuatannya,kini pelaku di bawa ke Mapolsek Gumukmas, setelah sebelumnya di tangkap tanpa perlawanan.Selasa (12/3/19).
Korban mengalami luka sobek di bagian kanan perutnya.peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Senin petang (11/3/19),Saiful menceritakan kronologinya.saat itu korban Sedang mencuci piring di dapur.kemudian terdengar langkah kaki seseorang mendekati korban,tanpa curiga sedikitpun korban menoleh ke belakang,di lihatnya  orang tersebut  mendekati korban.tanpa ada basa-basi sedikitpun pelaku langsung menganiaya korban dengan membacok korban memakai senjata Clurit tepat mengenai perutnya.atas serangan tersebut,sebenarnya korban sempat menghindar,namun kalah cepat sehingga kejadian tersebut tak bisa terhindarkan.usai melakukan aksinya pelaku keluar begitu saja seakan -akan sedang tidak terjadi apa-apa.



"Sebenarnya saya tidak ada masalah sama pelaku,dan saya tidak mengerti mengapa dia melakukan ini kepada saya", kata Saiful sambil meringis menahan sakit.


Sementara itu,usai melakukan penangkapan terhadap pelaku H.Imron di rumahnya,Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Amin Sahril SH mengatakan, pihaknya saat ini telah mengamankan pelaku dugaan penganiayaan korban atas nama Saiful Anwar.
 Peristiwa tadi malam,baru di laporkan hari ini oleh warga dan juga saya mengetahui melalui Medsos.kita gerak cepat untuk mengamankan pelaku yang bernama H.Imron warga dusun  Sambileren desa Purwoasri tak lain adalah Tetangga Korban ,kalau memang positif gangguan jiwa berat, kita akan mendapatkan petunjuk dari ahlinya.dan rencananya besok kita bawa ke psikiater di RSUD dr.Soebandi Jember
Barang bukti yang kita amankan dari rumah tersangka 6buah Celurit (sbr)

Sabtu, 09 Maret 2019

Gadis Pelajar Gantung diri Di Gudang Rumahnya

Gadis remaja berinisial HLN (15) warga Dusun banjarsari desa Gunung sari kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember di temukan tewas dengan tragis, jum'at (8/3/2019) sore.

Gadis yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah pertama (SMPN) Gumukmas ini tewas sekitar pukul 15.49 wib dengan cara gantung diri di dalam gudang dapur rumahnya menggunakan sehelai kain kerudung.

AKP Sunarto Kapolsek Umbulsari dikonfirmasi di kantornya mengatakan, awalnya peristiwa itu di ketahui oleh bapak tirinya Lukman (24), ketika itu sang ayah pulang dari bengkel dan hendak buang kecil, namun sebelum masuk kamar mandi Lukman melihat pintu gudang di dapur dalam keadaan terbuka.

" Karena melihat hal itu tidak biasa,  Lukmanpun penasaran lantas dia menghampirinya yang tujuan hendak menutup pintu," ujar Kapolsek Umbulsari AKP Sunarto, saat konfirmasi di kantornya.

Nah ketika saat menutup pintu Lanjut Sunarto, Dia melihat tubuh anak tirinya (HFN) menggantung di bladar gudang dapur dengan sehelai kerudungson, Lukman terkejut dan menjerit memanggil istrinya (ibu kandung HFN), saat itu sang ibu sedang berada di warung kopi depan rumahnya..

Sontak, mendengar teriakan suaminya yang begitu keras ibu kandung yang bernama Tri Ana Devi (36) langsung  berlari menuju dapur, dimana suaminya berteriak,melihat HLN dalam keaadaan gantung diri keduanya langsung menurunkan anak semata wayangnya

Lebih lanjut Sunarto menjelaskan untuk meyakinkan keadaan tersebut, Pihaknya berkordinasi dengan puskesmas Umbulsari untuk diadakan pemeriksaan dan olah TKP

Sunarto menerangkan terkait mengapa Helen sampai nekat mengahiri hidupnya, masih dalam penyelidikan polisi, belum bisa dipastikan dan masih jadi misteri." Pungkasnya(Sbr/BG)