Rabu, 20 Maret 2019

Wanita Muda Gantung Diri,Warga Heboh

Jember
Wanita Gantung diri di desa Kasiyan Kecamatan Puger Kabupaten Jember, yang terjadi Selasa (19/3/2019) petang Baqda Magrib sempat Kagetkan warga setempat.

Korban yang diketahui bernama Linda warga rt 02 rw 03 dusun krajan desa Kasiyan Kecamatan Puger itu ditemukan Suaminya sepulang kerja dalam keadaan tak bernyawa dengan leher terjerat menggelantung pada seutas tali

Sontak dengan kondisi kaget dan takut Komar Suami Korban yang menemukan awal kaget dan menjerit histeris tolong...tolong....sontak tetangga yang berdampingan rumahnya mendengar menghampirinya dan melihat komar menunjukkan Korban dalam keadaan menggatung.

Karena takut, Salah satu tetangga melaporkan kejadian tersebut ke Perangkat desa setempat sebelum melaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Puger Polres Jember.

Menurut tetangga korban yang akrab disapa Sode, Belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab gantung diri wanita beranak satu tersebut, sebab satu jam sebelum Peristiwa (gantung diri) itu terjadi korban terlihat biasa biasa saja.

" Seperti tak ada tanda - tanda korban mempunyai masalah, kalau dia punya masalah, memang korban (Linda) terkadang jiwa terganggu ( Strees), kadang kadang dia gak ada  tertawa sendiri dan Mencoba Bunuh diri berkali kali tapi sempat kepergok warga " ungkapnya.

Peristiwa gantung diri korban seketika menyebar di lingkungan sekitar bahkan hingga ke desa dan desa tetangga sontak warga Berdatangan kerumah korban

Nampak dilokasi kejadian Puluhan warga ramai ramai  memadati Tempat Kejadian Perkara (TKP), ada yang hingga memanjat pohon hanya untuk melihat posisi dan kondisi menggantungnya korban.

Sementara Petugas dari Kepolisian sektor (Polsek) Puger yang datang beberapa menit kemudian setelah kejadian sibuk menghalau warga dari tempat kejadian serta memasang Police line (garis polisi) di sekitar rumah(sbr/BG)

Selasa, 12 Maret 2019

Pelaku Kejahatan Di Tangkap Tim Resmob Selatan



Pelaku saat berada di Polres Jember
Maling HP dan Laptop di Jember, Beraksi Saat Penghuni Lengah
Jember,Memo x
Seorang spesialis maling ponsel seluler (HP) dan Laptop di wilayah Kabupaten Jember Selatan berhasil diringkus Unit Opsnal Selatan Sat Reskrim Polres Jember, tersangka Romli (28) warga Dusun Sonokeling, Desa Ringintelu, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, diamankan setelah melakukan aksi pencurian di Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, diketahui aksi kejahatan pria ini, sudah terjadi di 3 TKP berbeda, yakni di 2 di Kecamatan Puger, dan 1 Kecamatan Balung.
Selain menangkap tersangka, diketahui polisi juga menangkap 3 penadah barang-barang curian, diantaranya Nanang Hariyanto (36) dan Rofiq (43), warga Dusun Krajan, Desa Jambearum, Kecamatan Puger  kemudian Zainurullah (35) warga Dusun Gadukan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Selasa (12/3/2019).
Kasatreskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantason   saat dikonfirmasi wartawan,menyampaikan, sekitar Pukul 2 dini hari, pihaknya menangkap 3 orang penadah, yang diduga telah menyimpan, membeli, dan atau menjual barang dari hasil kejahatan.
“Setelah dilakukan interogasi dan pengembangan kasus, kami berhasil mengetahui identitas pelaku pencurian HP (serta laptop), yang pada waktu itu sedang melakukan pencurian di Desa Karang Duren, Kecamatan Balung,” katanya
Setelah dilakukan pengejaran, lanjut Jumbo, tersangka pencurian berhasil diringkus di Desa Karang anyar, Kecamatan Gumukmas, selanjutnya para tersangka berikut barang buktinya, diserahkan ke Polres Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Diketahui dalam melakukan aksinya, tersangka ini memanfaatkan situasi rumah korban yang menjadi target saat lengah. “Ketika rumah tidak terkunci dan saat penghuni apakah sedang keluar rumah, atau sedang aktifitas lain, tersangka masuk ke dalam rumah, dan mengambil barang-barang elektronik. Khususnya HP, Laptop, dan tablet,” terangnya.
Dari penangkapan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 3 buah HP, 2 buah Tablet, dan 1 buah laptop. “Selanjutnya akan dilakukan penyidikan lebih lanjut, apakah masih ada TKP lain, atau pelaku residivis, selain yang diketahui sebelumnya,” pungkasnya (yud)

Pelajar Di Gumukmas Di Bacok



Saiful Arifin (17).pelajar kelas 2 SMK Al-Mujahidi Gumukmas Kabupaten Jember saat ini harus terbaring lemas karena luka bacokan. Saiful  telah menjadi korban penganiayaan oleh pelaku yang tidak lain adalah tetangganya sendiri yakni, H.Imron (60),warga Dusun Sambileren Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas.menurut informasi yang di himpun, pelaku di duga mengalami gangguan jiwa.atas perbuatannya,kini pelaku di bawa ke Mapolsek Gumukmas, setelah sebelumnya di tangkap tanpa perlawanan.Selasa (12/3/19).
Korban mengalami luka sobek di bagian kanan perutnya.peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Senin petang (11/3/19),Saiful menceritakan kronologinya.saat itu korban Sedang mencuci piring di dapur.kemudian terdengar langkah kaki seseorang mendekati korban,tanpa curiga sedikitpun korban menoleh ke belakang,di lihatnya  orang tersebut  mendekati korban.tanpa ada basa-basi sedikitpun pelaku langsung menganiaya korban dengan membacok korban memakai senjata Clurit tepat mengenai perutnya.atas serangan tersebut,sebenarnya korban sempat menghindar,namun kalah cepat sehingga kejadian tersebut tak bisa terhindarkan.usai melakukan aksinya pelaku keluar begitu saja seakan -akan sedang tidak terjadi apa-apa.



"Sebenarnya saya tidak ada masalah sama pelaku,dan saya tidak mengerti mengapa dia melakukan ini kepada saya", kata Saiful sambil meringis menahan sakit.


Sementara itu,usai melakukan penangkapan terhadap pelaku H.Imron di rumahnya,Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Amin Sahril SH mengatakan, pihaknya saat ini telah mengamankan pelaku dugaan penganiayaan korban atas nama Saiful Anwar.
 Peristiwa tadi malam,baru di laporkan hari ini oleh warga dan juga saya mengetahui melalui Medsos.kita gerak cepat untuk mengamankan pelaku yang bernama H.Imron warga dusun  Sambileren desa Purwoasri tak lain adalah Tetangga Korban ,kalau memang positif gangguan jiwa berat, kita akan mendapatkan petunjuk dari ahlinya.dan rencananya besok kita bawa ke psikiater di RSUD dr.Soebandi Jember
Barang bukti yang kita amankan dari rumah tersangka 6buah Celurit (sbr)

Sabtu, 09 Maret 2019

Gadis Pelajar Gantung diri Di Gudang Rumahnya

Gadis remaja berinisial HLN (15) warga Dusun banjarsari desa Gunung sari kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember di temukan tewas dengan tragis, jum'at (8/3/2019) sore.

Gadis yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah pertama (SMPN) Gumukmas ini tewas sekitar pukul 15.49 wib dengan cara gantung diri di dalam gudang dapur rumahnya menggunakan sehelai kain kerudung.

AKP Sunarto Kapolsek Umbulsari dikonfirmasi di kantornya mengatakan, awalnya peristiwa itu di ketahui oleh bapak tirinya Lukman (24), ketika itu sang ayah pulang dari bengkel dan hendak buang kecil, namun sebelum masuk kamar mandi Lukman melihat pintu gudang di dapur dalam keadaan terbuka.

" Karena melihat hal itu tidak biasa,  Lukmanpun penasaran lantas dia menghampirinya yang tujuan hendak menutup pintu," ujar Kapolsek Umbulsari AKP Sunarto, saat konfirmasi di kantornya.

Nah ketika saat menutup pintu Lanjut Sunarto, Dia melihat tubuh anak tirinya (HFN) menggantung di bladar gudang dapur dengan sehelai kerudungson, Lukman terkejut dan menjerit memanggil istrinya (ibu kandung HFN), saat itu sang ibu sedang berada di warung kopi depan rumahnya..

Sontak, mendengar teriakan suaminya yang begitu keras ibu kandung yang bernama Tri Ana Devi (36) langsung  berlari menuju dapur, dimana suaminya berteriak,melihat HLN dalam keaadaan gantung diri keduanya langsung menurunkan anak semata wayangnya

Lebih lanjut Sunarto menjelaskan untuk meyakinkan keadaan tersebut, Pihaknya berkordinasi dengan puskesmas Umbulsari untuk diadakan pemeriksaan dan olah TKP

Sunarto menerangkan terkait mengapa Helen sampai nekat mengahiri hidupnya, masih dalam penyelidikan polisi, belum bisa dipastikan dan masih jadi misteri." Pungkasnya(Sbr/BG)

Senin, 04 Maret 2019

Hari Raya Nyepi Sokoreno Bakalan Rame Dengan Ogoh Ogoh



Ogoh-ogoh merupakan kesenian umat Hindu dan
Boneka raksasa yang bermacam macam yang biasanya digunakan untuk menyambut datangnya hari raya Nyepi

“Sudah hampir 75 persen hanya tinggal memasang aksesoris dan pakaian, ” kata Wahyu Widodo Spd salah tokoh agama Hindu di setempat, Senin (4/3/2019) siang.

Widodo mengatakan bahwa perayaan ogoh ogoh yang akan di gelar pada hari Rabu (6/3/2019) akan diikuti sedikitnya kurang lebih 10 regu dari kelompok umat hindu yang ada di kabupaten Jember.

Perayaan kali ini juga akan di ikuti komonitas pecinta seni Indonesia (KPSI) yang jumlahnya di perkirakan 300 orang, dengan pakaian khas kesenian yang akan di berangkatkan paling depan sebagai regu penghormatan(sbr)

Jumat, 01 Maret 2019

Muspika Gumukmas Turun Ke Warga Sambil Berolahraga

Gumukmas 01/03/2019


  Komandan koramil Gumukmas Erwin Daud S.Md bersama Camat  Gumukmas Imam Sudarmadji dan
Gumukmas Caycling Club (GCC) melakukan giat sepeda sehat. Jumat (1/3/2019) pagi.

Kegiatan ini bertujuan selain untuk kesehatan juga berguna untuk mendekat diri dengan masyarakatnya serta sebagai ajang sosialisasi, seperti Banjir dan lain Sebagainya.

Pasalnya kita ketahui bersama ada Dua desa dikala musim hujan menjadi pembuangan akhir air sungai sebelum masuk ke laut, Dua desa itu antara lain desa Mayangan dan desa Kepanjen.

Menurut  Imam Sudarmadji Kegiatan ini memang akan kita jadikan kegiatan mingguan untuk Berolahraga dan tak hanya itu kita juga bisa tau langsung kondisi wargaku apa yang jadi kendala di saat Musim hujan saya dapat laporan desa tersebut sering sekali Banjir
Tak hanya itu kegiatan pagi tadi saya ingin melihat langsung tentang Rawa Rawa yang ada di Desa Mayangan dan Desa Gumukmas

Danramil gumukmas mengatakan Kegiatan turun ke desa dengan Bersepeda ini sangat penting bagi saya karena  kita bisa tau dan bisa Bersosialisasi kepada warga apa keluhannya

   Lanjut, bukan hanya turun ke warga, kegiatan Pagi ini kita dan temen GCC juga bisa melihat Rawa yang ada di Desa Gumukmas dan Mayangan yang sangat Luas ini kenapa kita gak memanfaatkan ,sebetulnya kita bisa sulap Rawa ini menjadi Tempat Obyek Wisata (sbr/BG)


Rabu, 27 Februari 2019

Pahlawan Kemenangan TimNas U22,Teryata Anggota Polisi

Gumukmas 27/02/2109

   Pemain Bola TimNas U22 Sani Rizky,Pencetak gol Imbangnya tim Indonesia setelah kebobolan lebih dahulu oleh Thailand

  Sosok pencetak gol yang lagi mencuri perhatian ini,teryata seoarang Anggota Shabara Polda Metro jaya,atas berkah kemenangan ini,Sani mengucap rasa syukur,karena pada awalnya thailand lebih dulu membobol gawang indonesia di menit awal babak ke2 ,Berkat kerja sama tim sani pun berhasil menyamakan kedudukan 1-1

Kemenangan timnas u-22 Malam tadi mendapatkan respond baik oleh Menpora dan Presiden RI Jokowi widodo,tak hanya itu hadiah buat Timnas 2,1M sudah disiapkan(BG)