Rabu, 20 Februari 2019

Listrik Padam Akibat Puting Beliung Di Jember Kembali Nyala

MAJALAH-GEMPUR.Com. Hujan disertai angin puting beliung di Jember,  Jatim Sabtu - Selasa (16-19/2/2019)  memporak-porandakan puluhan rumah, menumbangkan pohon dan puluhan tiang listrik.

Dalam catatan BPBD Jember ada tujuh titik dienam kecamatan yakni, Kecamatan Sumbersari Desa Kawang Rejo, Kecamatan Mumbulsari Desa Lengkong, Kecamatan Ajung Desa Wirowongso dan Desa Klompangan serta wilayah Kecamatan Ambulu, Kecamatan Sumberbaru, dan Kecamatan Kaliwates.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan recovery tiga tiang listrik, Sebanyak 93.325 pelanggan PLN di wilayah Jember, terdampak angin kencang, hingga menyebabkan puluhan ribu rumah warga mengalami pemadaman listrik yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Manager PLN Area Jember-Lumajang Ardian Egusfi mengatakan, akibat putting-beliung menyebabkan kerugian dan dampak yang cukup besar, yakni 14 penyulang padam, 849 gardu distribusi padam, 43 tiang listrik patah dan roboh, dan 245.119 pelanggan PLN mengalami pemadaman listrik di wilayah Jember-Lumajang.

Pemulihan jaringan Selasa (19/2/2019) sore lebih cepatpenangannya, karena hanya fokus satu wilayah Ambulu,Sedangkan yang terjadi pada Sabtu (16/2/2019) terjadi dibeberapa titik.

Untuk daerah terdampak terputusnya aliran listrik beradadi Desa Wirowongso, Tempurejo, Blater, Wonoasri, Sidodadi, Tirtoasri, Pontang, Langon, Andongsari, Mumbulsari, Sanenrejo, Curahnongko, Curahtakir, Curahlele, Bulangan, Lengkong, Jatisari, Mandigu, dan Mandilis.

"Sebanyak dua tiang listrik yang patah dan satu tiang yang retak masih dalam perbaikan, kemudian 193 gardu dari 231 gardu yang padam sudah kembali beroperasi normal. Sebanyak 82.806 dari 93.325 pelanggan PLN sudah menyala kembali."Jelasnya  kepada sejumlah media Rabu (20/2/2019) siang

Kami berusaha Hari ini bisa kembali menyala. Mudah-mudahan tidak lagi ada bencana lagi. "Upaya recovery segera kami lakukan dengan melokalisasi jaringan, mengamankan penyebab, dan memastikan jaringan aman, sehingga penghantar aman untuk dialiri listrik kembali ke rumah-rumah warga," tuturnya.

Masih kata Ardian Egusfi, Angin kencang menyebabkan pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik dan mematahkan sejumlah tiang beton penghantar saluran udara tegangan menengah (SUTM) berkekuatan 20.000 volt di wilayah kerja unit layanan pelanggan Ambulu

Dalam kesempatan tersebut dirina menyampaikan permohonan maaf kepada ribuan pelanggan di daerah terdampak angin kencang dan kami mohon dukungan dari pelanggan dan masyarakat, agar proses perbaikan dapat dilakukan secara optimal.

"Perkembangan hingga hari ini recovery kelistrikan, yakni 12 dari 14 penyulang yang padam sudah menyala, kemudian 849 gardu distribusi sudah menyala 100 persen, sebanyak 45 tiang patah dan roboh selesai diperbaiki dan 249.119 listrik pelanggan sudah menyala," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk merelakan pohonnya dipangkas petugas PLN, apabila pohon tersebut dinilai menganggu kabel jaringan listrik dan dapat berdampak pada robohnya tiang listrik atau gardu listrik saat terjadi angin kencang dan puting beliung. (edw).

Kamis, 14 Februari 2019

2 Santri Di Tangkap Warga saat Bobol Konter Hp

Jember 15/02/2019

  2 Santri yang lari dari pondok pesantren pagi jam 3:15 wib ditangkap warga
   Mengaku tak punya uang untuk pulang kampung 2 pemuda nekat masuk di konter hp milik Faisol
  Warga pada jam 03:00 wib Curiga dengan adanya Sepeda Dan Sandal yang ada di sebelah kamar mandi di situ warga menelusuri sekitar kontee,setelah di telusuri oleh warga teryata  ada Asbes di belakang yang terbuka,warga mulai curiga dan mengepung Konter tersebut beserta polisi
  Kasun dan pihak kepolisian  mengajak warga sekitar untuk masuk ke konter tersebut ,teryata benar di dalam konter tersebut ada 2 pemuda yang sedang menggasak sebuah HP
   Aiptu Amin sappril  membenarkan memang tadi pagi ada laporan dari  warga ada 2 pemuda yang masuk ke konter Hp milik Faisol barang bukti sudah kita Sita yaitu ada beberapa buah Hp Android
   Ke 2 Santri tersebut mengaku asal dari Purbalingga atas nama Adi Mustofa umur 19 tahun asal Purbalingga jawatengah dan Aldo Eka umur 20tahun asal  Mojokerto Jawatimur yang lari dari Pondok pesantren,karena mau pulang Kampung pemuda tersebut nekat masuk ke konter Hp
  Saya  sudah lama Mondok ada sekitar 6bulan dan saya lari dari pondok sudah semingguan "tutur ke2 pemida tersebut (sbr/BG)

Selasa, 12 Februari 2019

Hari Ke5 Tim Sar Gabungan Menemukan Korban Tenggelam

Korban tenggelam di sungai sadengan Sabtu 13 Februari 2019 tim Sar gabungan hari ini sudah membuahkan hasil ,Korban Nahrowi 35 tahun asal Kasiyan timur Kecamatan Puger ditemukan


   Menurut ketua tim sar Jefry hari ke_5 pencarian korban menyisiri di Pantai Muara menuju arah selatan Pancer puger

  Tak selang beberapa jam Tim Sar mendapatkan informasi dari warga,bahwa ada mayat yang mengambang di daerah Dunglanceng,Tim Basarnas langsung menuju ke lokasi penemuan untuk memastikan Korban

  Setelah Tim Basarnas sampai di lokasi penemuan kita langsung mengidentivikasi korban,teryata benar ada korban yang Mengambang di daerah Dunglanceng,Saat ini korban langsung kita bawa ke Puskesmas puger" ujarnya(sbr/BG)

Sabtu, 09 Februari 2019

41 Kepala Keluarga Desa Kepanjen Terendam Banjir

Gumukmas 09/02/2019

Terjadi sebuah banjir di dusun panggul melati desa Kepanjen  Gumukmas Jember , banjir tersebut diduga disebabkan oleh meluapnya sungai Tanggul yang tanggulnya semakin rendah,air mulai masuk pada malam td jam 23:00 dan semakin tinggi debit air pada jam 04:00 wib,
   P.Suyatno warga sekitar dengan  Adanya curah hujan yang turun dengan sangat deras dari jam 18.00 WIB sampai pagi ada 2 Rt yang terendam Banjir yaitu Rt 07 Rw 06 dan Rt 02 Rw 04 sebanyak 31 kepala keluarga ,tapi yang paling parah di Rw 06
   Menurut Camat Gumukmas Imam Sudarmaji, Dusun Panggul Melati sampai muara Getem sdh tidak ada tanggul sungai, jadi  dengan sungai sehingga air meluber disaat Hujan deras apalagi ada kiriman Air dari utara ,sore ini Volume air semakin tinggi.
    kami sudah berkoordinasi Ke Propinsi melalui Balai lumajang sudah menyampaikan bahwa sering terjadi luberan air di dusun Panggul Melati desa kepanjen ,harapannya segera di respon,agar warga panggul melati desa kepanjen ini bisa tenang ,karena setahun ini sudah sekitar 4 kali Banjir   ujarnya

Kamis, 07 Februari 2019

Pamong Desa Asal Bondowoso, Judi Pilihan Kasun di Jember, Lha Apes, Diringkus Polisi Jember

Memontum Jember–Dalam pilihan Kasun (Kepala Dusun) di Desa Curah Takir, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember yang diselenggarakan Minggu (3/2/2018) malam, Polres Jember meringkus 2 penjudi asal Bondowoso.
Kedua tersangka yakni Sutrisno seorang perangkat desa warga Dusun Plampean, Desa Kejayan, Kecamatan Pujer dan Karim warga Dusun/Desa Patemon Kecamatan Tlogorejo Kabupaten Bondowoso.
Menurut AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH  Keberhasilan petugas dalam mengamankan dua orang pelaku judi Pilkasun berkat adanya informasi dari masyarakat yang mengetahui adanya Perjudian.
”Dari Informasi itulah anggota melakukan penyelidikan ternyata benar, anggota mendapati sekelompok masyarakat melakukan perjudian, dengan cara memilih siapa yang menang dan siapa yang kalah, ” jelas Kusworo, Kamis (7/2/2019) siang di halaman Mapolres Jember.
Setelah berkoordinasi anggota lainnya Lanjut Kusworo, Anggota langsung melakukan penangkapan, alhasil 2 pelaku berhasil diamankan dan 1 pelaku yang status Sebagai bandar lolos, yang sekarang dalam pengejaran Petugas.
“Kebetulan yang ditangkap ini adalah pemaen, mereka memasang taruhan sebesar 13 juta rupiah perorang, dengan mengunggulkan 50, dengan selisih 12 suara dalam penghitungan, ” ujar Kusworo. saya
Jadi Sambung Kusworo, dalam taruhan sebesar 26 juta tersebut Pelaku mengaku, dari hasil kesepakatan bandar mendapatkan 10 % dari taruhan (Rp 26 juta).
Barang Bukti yang berhasil diamankan Petugas berupa uang sebesar Rp 26 juta, 3 buah Hp dan 1 unit mobil Avanza. ” Untuk tersangka terjerat dengan pasal 303 subsider 303b, ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara, ” tegasnya. (Yud/oso)
Sumber: https://memontum.com/77218-pamong-desa-asal-bondowoso-judi-pilihan-kasun-di-jember-lha-apes-diringkus-polisi-jember

Rabu, 06 Februari 2019

Prabowo Di Lantik Jadi Ketua DPRD Jember

Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, menyaksikan pengucapan sumpah oleh Ardi Pudjo Prabowo sebagai Ketua DPRD Kabupaten Jember, Rabu (6/2/2019) pagi.



Pengucapan sumpah atau janji itu berlangsung dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Jember.
Diketahui Ardi Pudjo Prabowo yang mengisi kekosongan kursi ketua setelah ditinggal oleh H M Thoif Zamroni untuk menjalani proses hukum.
Selain Ardi, Budi Santoso juga menjalani prosesi pengucapan sumpah, Ia dilantik sebagai anggota DPRD Jember Pengganti Antar-Waktu (PAW), menggantikan H M Thoif Zamroni.apat paripurna itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember dr Yuli Priyanto, sementara pembacaan sumpah Ketua DPRD Jember oleh Ketua Pengadilan Negeri Jember Bambang Pramudwiyanto, SH.
 Ardi Pudjo Prabowo kepada wartawan mengatakan, akan berkoordinasi dengan pimpinan dewan lainnya untuk menjalankan tugas-tugas yang akan dilakukan bersama-sama.
“Saya akan meminta petunjuk dan bimbingan dari pimpinan yang lainnya,” tuturnya.
Ia mengaku yakin bisa bekerjasama dan menjalin komunikasi yang baik dengan eksekutif untuk perjuangan dan memberikan yang terbaik bagi rakyat Jember .
“Pada tahun politik ini dipastikan akan meningkatkan kualitas kerja, tidak melalaikan tugas dan tanggung jawab serta memaksimalkan kinerja anggota, ” ujarnya. (yud/oso)

Minggu, 03 Februari 2019

Kisah Rumah Terpal Ukuran 2x2 Di Tempati Pasutri

    

Gumukmas 03/02/2019

  Rumah Terpal Berukuran 2x2 Meter Awalnya yang di tempati Pasutri ini,kini sudah merasa Nyaman di tempati.

  P.Suwardi yang tinggal di Dusun KarangAnyar Desa Karangrejo Kecamatan Gumukmas, awalnya Pasutri ini numpang di rumah warga selama 3th ,Bapak yang berumur 57th tersebut sedang mengalami gangguan kesehatan yang sangat lama ,Sang Istri yang mencari Nafkah sehari hari untuk memenuhi kebutuhan makan.

  Kini rumah P.suwardi sudah di Bangun dengan Bantuan warga sekitar dan Komunitas BG , rumah yang berukuran  3x4 meter tersebut di dapat Dari hasil Penggalangan Dana.




 Bantuan dari komunitas BG tersebut di dapat dari Donator BG yang langsung di berikan kepada keluarga Pak Suwardi berupa Seperangkat Alat Sholat,peralatan alat dapur dan Sembako,Bantuan tersebut di berikan langsung oleh Ketua BG M.Subur

  Menurut P.Suwardi saya sangat bertrima kasih kepada warga sekitar dan komunitas BG yang sangat peduli kepada saya,kini saya merasa nyaman untuk menempati rumah baru ini dan saya sangat berterima kasih kepada pemilik tanah yang saya tempati ini. "tuturnya"
 
  Menurut Tokoh Masyarakat Mama Jemi yang saya temui sangat Salut kepada warrga sekitar dan komunitas BG yang selalu kompak dan peduli kepada warga yang tidak mampu,harapan saya semoga BG akan selalu kompak dan sukses.(sbr/BG)