Jumat, 11 Januari 2019

AKTIVITAS TAMBANG GUNUNG TEMBOK, WARGA RESAH

Jember, Metro Jatim; 


Aktivitas penambangan batu andesit galian C seluas 6,4 ha. di Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember menjadi persoalan bagi warga sekitar. Jumat (12/1/19).


Pasalnya mereka merasa terganggu oleh getaran dan suara bising yang berasal dari alat berat dan  penggalian batu. Aktivitasnya dilakukan siang dan  malam, sehingga menggangu kenyamanan warga ketika istirahat.

Sebagian besar warga sekitar merasa takut dampaknya akan menimpa mereka, seperti kerusakan lingkungan dan tanah longsor.

Seperti halnya salah satu warga (keberatan disebut namanya), Ia mengaku pasrah dengan aktivitas tambang di kawasan gunung yang masyarakat populer menyebutnya gunung tembok. Sebagai rakyat kecil Ia mengaku bingung dan harus berbuat bagaimana agar eksplorasi alam tersebut berhenti, rumahnya tidak jauh dari lokasi tambang juga mengaku keberatan dengan beroperasinya tambang batu tersebut.

"Efek kedepannya tidak dipikir. Saya tidak setuju dengan adanya tambang tersebut," ujarnya.

Selain itu warga lainnya menyesalkan sikap Pemerintah Desa yang tidak menentang dengan adanya pertambangan tersebut.

"Kalau itu di teruskan, bisa retak - retak rumah yang dekat di situ. Akibatnya kan mengganggu lingkungan juga dengan adanya itu," kata warga.

Sementara itu Kepala Desa Tembokrejo Suyitno di temui di Kantornya beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa eksplorasi penambangan batu yang berada di kawasan gunung tembok dirinya mengakui, memang sudah ada aktivitas tambang di kawasan tersebut. Bahkan perizinannya sudah lengkap. Tak hanya itu, dirinya juga menjelaskan jika status tanah yang  menjadi area penambangan adalah hak milik pribadi penambang atas nama Sugiarto warga Kecamatan Tanggul yang di beli dari seseorang, Suyitno menyebutnya pak Haji.

"Kalau memang persyaratan belum (belum selesai), Desa  melarangnya untuk beraktivitas. Karena ini sudah lengkap semua, mulai izin warga lingkungan, Pemerintah Desa dan dari Provinsi. Baru aktivitas mulai di kerjakan," Ungkap Suyitno.

Menurut Suyitno, dengan beroperasinya tambang batu di wilayahnya, banyak sekali manfaatnya, yakni bisa membantu Pemerintah Desa terutama warga lingkungan dan juga Desa tetangga dalam hal  kebutuhan materialnya.

Reporter : Tahrir

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon