Jumat, 11 Januari 2019

Jumat 11 Januari 2019


Tidak Jelas, Bantuan Satu Miliyar untuk Nelayan Era SBY Dilaporkan


Oleh Redaksi, PUBLIS


PUBLIS.ID, JEMBER - Ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menjadi Presiden, sempat menggelontorkan bantuan senilai Rp. 1 Miliar kepada nelayan Puger pda bulan Juli tahun 2013 lewat dua koperasi.

Sayangnya, Bantuan Presiden (Banpres) tersebut tidak jelas penyalurannya. Akibatnya, oleh seorang nelaya bernama Jupri dilaporkan ke Polres Jember.

"Bantuan presiden di era SBY itu diberikan untuk nelayan Puger agar nelayan di Puger bisa meningkat kesejahteraannya. Tapi kok penyalurannya tidak jelas. Terlebih bantuan tersebut diberikan melalui dua koperasi yang tidak sehat," ujar Jupri, 11 Januari 2019.

Jupri menjelaskan bahwa bantuan Presiden itu diberikan melalui dua koperasi yang ada di Puger. Masing-masing koperasi mendapatkan 500 juta. Padahal, tujuan bantuan presiden tersebut untuk mengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) agar ikan hasil nelayan bisa dibeli langsung dan nelayan tidak tergantung pada blantik.

Kata Jupri, koperasi yang ditunjuk untuk mengelola dana Banpres tidak pernah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). Bahkan Jupri menuduh pihak koperasi juga tidak bisa mempertanggungjawabkan Banpres tersebut. Dia pun menyangkan bantuan tersebut dilewatkan koperasi yang tidak sehat.

Jupri mempertanyakan, kok bisa, koperasi yang tidak pernah menggelar RAT, dipecaya mengelola dana Bantuan Presiden. Bahkan, Jupri menilai saat ini 
Pertanggungjawaban Banpres tersebut justru semakin tidak jelas.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo usai menggelar press conference di halaman Mapolres Jember mengatakan, pihaknya akan menginventarisir laporan nelayan tersebut dan segera menindaklanjuti. "Apalagi kasusnya terjadi pada tahun 2013," ujarnya, 11 Januari 2019.

Kusworo berjanji, bila sudah lapor ke polisi. Nantinya akan diinventarisir dan dalam dua tiga hari lagi akan disampaikan hasilnya kepada media.

Perlu diketahui, Bantuan Presiden (Banpres) ini diberikan di era pemerintahan Presiden SBY. Saat dia kunjungan ke Puger pada 31 Juli 2013 lalu. Bantuan tersebut diperuntukkan menambah permodalan nelayan supaya tidak terlilit utang pada rentenir. (Min).
  Redaksi, PUBLIS

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon